SHARE
Peter Jack Kambey Devcussion 1.0 Niagahoster Februari 2018 - Gambar: Niagahoster

TeknoEvent.com – Menjadi seorang programmer atau developer di bidang IT ternyata tak sedikit yang menganggapnya sebagai profesi keren. Dari tangan dingin mereka, karya digital dengan beragam fitur yang memudahkan hidup banyak orang tercipta.

Seperti pepatah yang mengatakan Banyak Jalan Menuju Roma, memulai kiprah berkarir sebagai developer tentunya banyak cara bisa ditempuh salah satunya melalui jalur pendidikan, pelatihan ataupun yang lainnya.

Namun apakah hal di atas sudah cukup untuk menjadi seorang developer dengan berkualitas di Indonesia ?

Menjawab hal itu, belum lama ini (Sabtu, 24/2/2018) bertempat di Loop Station Yogyakarta Niagahoster yang didukung komunitas PHP Indonesia menyelenggarakan Devcussion 1.0 bertema 2 Keys to Becoming A Great Developer sebagai ajang temu dan diskusi teknologi bersama dengan mengundang Peter Jack Kambey, salah satu sosok developer papan atas yang sangat diperhitungakn sepak terjangnya di dunia IT Indonesia.

Dalam sesi Dive Deep berdurasi kurang lebih 2 jam Peter begitu sapaan akrabnya, membagikan ilmunya tentang dua kunci utama menjadi developer hebat zaman now dihadapan audience Devcussion 1.0 yang hadir

Peter, begitu sapaan akrabnya yang telah malang melintang dengan pengalaman kurang lebih 23 tahun sebagai developer di tanah air menyebut untuk menjadi developer hebat komponenn utamanya adalah menguasai skill teknis dan skill non-teknis.

Aspek Non Teknis

Diakuinya, meski tidak semuanya, programmer atau developer cenderung hanya memfokuskan diri pada aspek kemampuan teknis saja. Sementara aspek non-teknis acap kali luput dari perhatian developer, padahal kemampuan ini punya peran sama besarnya dengan aspek teknis bagi developer.

Aspek non teknis justru mendapatkan porsi lebih banyak disampaikan oleh Peter. Ia menyampaikan developer cenderung fokus untuk bagaimana caranya advance menguasi teknologi tertentu padahal kemampuan seperti komunikasi, bagaimana cara berkolaborasi, cara menyampaikan pendapat yang baik juga penting sebagai nilai jual seorang developer.

Lebih lanjut lagi, Peter menemukan tidak sedikit developer yang masih memiliki kendala terkait bagaimana cara meyakinkan orang lain di luar sana atas skill coding nya sebagai programmer. Ini kaitannya dengan pentingnya personal branding atau Peter mengistilahkannya, marketing your self bagi seorang developer.

Ada 6 cara meningkatkan personal branding bagi developer yang bisa dilakukan menurut Peter. Pertama dengan menolong orang lain, membangun jaringan, menulis, berbagi pengetahuan, berbicara di depan umum dan bernegosiasi. Selain itu juga bisa bergabung di dalam sebuah komunitas pemrograman untuk sekaligus berjejaring, belajar dari member lain, berbagi pengetahuan yang dimiliki secara bersama. Sederet cara itu diyakini oleh Peter bisa meningkatkan kompetensi diri seorang developer.

Ada semacam “etika” atau karakter yang wajib dimiliki terlebih dahulu oleh developer. Set karakter ini disingkat ETHICS.

E – Excellence – Keunggulan
T – Trustworthy – Terpercaya
H – Honesty – Kejujuran
I – Integrity – Integritas
C – Caring – Peduli
S – Selflessness – Tidak egois

Pengetahuan, kemampuan yang dibarengi dengan sikap yang baik punya peran menghantarkan kesuksesan menjadi seorang developer hebat.

Developer dihadapkan dengan pekerjaan yang menuntunya untuk bisa berkomunikasi baik dengan pribadi lain. Seperti yang dicontohkan oleh Peter dengan dibarengi candaan “Kalau urusannya sama mesin yang ada masalah mungkin bisa di restart/shutdown mungkin bisa normal lagi, tapi bagaimana dengan orang. Apa mau di shutdown juga?,” perkataan yang sekejap mengundang gelak tawa audience.

Suasana Devcussion1.0 Niagahoster - Gambar: Niagahoster
Suasana Devcussion1.0 Niagahoster – Gambar: Niagahoster

Aspek Teknis

Beralih ke aspek teknis, ini merupakan syarat mutlak yang harus dikuasai seorang developer karena memang inilah medan perangnya. Dunia pemrograman merupakan bidang yang memiliki cakupan luas. Ada banyak spesialisasi yang bisa dipilih, apakah itu database, server, arsitektur pemrograman tertentu, bahasa pemrograman, framework dll.

Sebagai seorang calon developer lalu bagaimana sebaiknya langkah awal dalam memilih bidang spesialisasi yang akan digelutinya ?

Dalam paparannya, Peter mencontohkan dirinya yang cenderung memilih fokus terhadap satu atau dua spesialisasi teknis secara tajam dan mendalam tapi sangat mengusainya. Meski demikian ia tetap mengikuti perkembangan teknologi sebagai knowledge.

Sebagai seorang atau calon developer paling tidak dapat memilih 3 pilihan spesialisasi umum yang bisa ditekuni di tahun 2018 sebagai web developer, yaitu Front-End Developer, Back-End Developer dan DevOps. Tentu saja ketiganya memerlukan skill teknis dan path yang berbeda-beda seperti yang dijelaskan pada bagan berikut ini:

Front-end Roadmap

Back-end Roadmap

DevOps Roadmap

Peter Jack Kambey menjelaskan bahwa paling tidak ada 5 masalah umum yang selalu dihadapi oleh seorang developer yakni, Skill Requirements, Planning / Estimation, Change Requirements, Testing dan Collaboration.

Menurut padangannya, sebagai seorang developer harus  memiliki peimikiran yang berorientasi pada solusi bukan pada teknologi, jangan memaksakan sebuah teknologi pada solusi tertentu dan jadikan teknologi sebagai sebuah alat. Fokus pada solusi biarkan teknologi menyesuaikan dan jangan fanatik terhadap sebuah teknologi tertentu.  Apapun alatnya, yang terpenting adalah bagaimana alat tersebut dapat memberikan solusi dari masalah yang ada.

Peter pun menyampaikan bahwa pengalaman yang ia sampaikan tersebut mungkin saja berbeda dengan pengalaman yang dihadapi orang lain. Namun, apapun yang dipelajari saat ini nantinya akan berguna untuk beberapa waktu tahun ke depan.

Materi 2 Keys to Becoming Great Developer Devcussion 1.0

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here